BUNG HATTA

Dalam halaman “TAFAKUR SUDUT (No.4 Syahadat 1359 HS, April 1980)”

Senja kala nan maha pahit.  Ini ditelan oleh 145 juta rakyat Indonesia pada Jum’at petang 14 Maret.  Mereka dikejutkan oleh berita stop press yang disiarkan radio/tv — Bung Hatta, Proklamator Kemedekaan Indonesia, Bekas Wakil Presiden Republik Indonesia sudah tutup usia!

Bahwa beliau sebelum itu berada dalam keadaan sakit, semua mereka tahu.  Tetapi bahwa kepergian beliau akan berlaku demikian cepat, adalah di luar dugaan.

Mereka masih mengharapkan bahwa beliau akan terus membimbing mereka, sekali pun lamanya tak dapat diperkirakan.  Tetapi harapan mereka putus.  Beliau tiba-tiba meninggalkan mereka, dipanggil Kembali Kepada Khaliknya.

Bersamaan dengan kegelapan senja yang datang menyelubungi mereka, hati mereka tertutup oleh kelam yang datang karena matahari nurani mereka telah tenggelam.

Demikian arti Bung Hatta bagi mereka dalam kehidupan bangsa dan negara.  Mereka hanya dapat mengucapkan:  Selamat jalan Bapakku!  Terimakasih yang tidak terhingga.

—–


1 Response to “BUNG HATTA”


  1. 1 Nurta San 14 Maret, 2009 pukul 11:47 pm

    artikel yg bagus…
    salam kenal🙂

    Waalaikumsalam,
    salam kenal juga😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: